6 Negara Yang Melarang judi Berkembang Pesat

Bandarqq betbandarqq.com – Judi merupakan permainan yang menyenangkan bagi siapa saja. Permainan ini kerap dikatakan permainan tradisional bahkan legendaris. Semua ini tidak lepas dari sejarah permainan judi itu sendiri. Perlu kita pahami bersama bahwa judi sudah hadir sejak beberapa puluh tahun silam.

Kehadiran judi pertama kali tidak ada yang mampu memprediksikannya. Beberapa negara punya pendapat tersendiri akan hal tersebut. Yang perlu diyakini bahwa penyebaran judi terjadi akibat adanya perdagangan antar negara.

Tidak hanya sebagai hiburan semata, judi juga kerap dijadikan sebagai simbol kekuasaan atau kekayaan seseorang. Pada zaman dahulu, orang yang memiliki banyak uang yang mampu bermain. Tentu ini menjadi peluang bagi siapa saja yang ingin menunjukkan kekayaannya.

Perkembangan Judi Di Dunia

Siapa sangka bahwa segala hal tentang judi saat ini menjadi daya tarik yang luar biasa. Bukan hanya sebagai ajang memamerkan kekayaan atau bahkan kekuasaan. Bahkan permainan ini bisa menjadi sumber pendapatan yang tidak kalah menggiurkan. Beberapa negara yang melarang judi pun mengakui hal ini.

Ada beberapa alasan yang menjadikan judi semakin digilai. Tentu hal yang paling utama adalah keberlimpahan kekayaan berupa uang. Judi selalu identik dengan jumlah taruhan saat bermain. Taruhan yang digunakan tidak melulu uang, bahkan bisa berupa harta benda maupun jasa.

Tapi, kebanyakan rumah-rumah judi cenderung menerima jenis taruhan bandarqq betbandarqq.com berupa uang sungguhan. Inilah yang kemudian menjadi pemikat siapa saja untuk mencoba peruntungan. Karena dengan sekali kemenangan, maka siapa saja bisa meraup banyak keuntungan. Bahkan cenderung mudah untuk bisa menyandang status orang kaya.

Negara Yang Melarang Judi Berkembang Pesat

Meski judi memberikan penawaran yang luar biasa menggiurkan, tetap saja masih ada negara yang melarang judi di dunia ini. Pelarangan ini jelas bukan tanpa alasan. Mengingat ada beberapa alasan yang mendasari keputusan pelarangan judi pada beberapa negara.

Alasan-alasan tersebut akan di ulas juga pada artikel ini. Setidaknya alasan pelarangan judi ini bisa disikapi bijak sehingga tidak menimbulkan pertikaian maupun perdebatan yang panjang.

Dapat Membuat Pemain Kecanduan

Alasan yang pertama adalah karena judi bisa membuat pemainnya kecanduan. Tanda pemain kecanduan adalah rasa sulit untuk menghentikan diri agar tidak bermain. Pemain akan terus merasa berambisi dan tidak puas hingga Ia dinyatakan menang. Maka tidak heran banyak kita dapati pemain judi yang lupa pulang. Sebab mereka tidak ingat waktu dan juga tidak ingat keluarga.

Dapat Membuat Miskin Mendadak

Bukan rahasia lagi jika bermain judi selalu melibatkan uang yang banyak. Untuk mendapatkan banyak bonus, Anda harus menyiapkan uang asli buat taruhan yang cukup agar bisa selalu main. Sayangnya, mereka yang bermain kerap lupa diri dan mengabaikan strategi terbaik. Sehingga lawan dengan musah mengalahkannya. Dengan begitu, alih-alih bisa menang, Anda mungkin saja harus nombok atas kekalahan yang terjadi.

Mudah Bertindak Kriminal

Negara yang melarang judi juga menjadikan kriminal sebagai alasan pelarangannya. Tindak kriminal akan muncul ketika pemain tetap ingin terus bermain sementara uang yang dimiliki sudah habis. Beberapa tindakan kriminal yang menjadi alasan pelarangan ini adalah pencurian, perampokan, tindakan kekerasan hingga beberapa yang mengerikan lainnya.

Ketiga alasan tersebutlah yang menjadi acuan pelarangan permainan judi pada beberapa negara. Negara-negara tersebut merupakan negara yang tentu memiliki aturan negara terkait hal ini. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.

Negara Indonesia

Tidak ada yang menyangsikan Indonesia dalam pelarangan permainan judi. Bahkan hal ini di atur pada UU terkait pelarangan judi. Ada hukuman penjara untuk siapa saja yang bermain judi. Entah judi darat maupun permainan yang memanfaatkan data inrernet.

Negara Pakistan

Negara ini dikenal dengan masyarakat pemeluk Islam yang cukup banyak. Aturan-aturannya kebanyakan mengacu pada aturan Islam. Sehingga sangat wajar jika Pakistan masuk dalam daftar negara yang melarang judi. Tenti dalam Islam pun memaparkan alasannya.

Negara Vatikan

Jika islam memiliki Pakistan, maka Khatolik punya Vatikan. Negara Vatikan juga cenderung kental terhadap ajaran agama. Dalam hal ini Vatikan memang merupakan negara fanatik pada ajaran Khatolik. Bukan hal tabu lagi jija mendapati negara ini cukup keras menolak adanya praktik perjudian.

Negara Korea Utara

Negara dengan pencetak aktor-aktor tampan ini juga sangat melarang warganya untuk bermain judi. Menariknya, pelarangan ini hanya berlaku bagi warga negara Korea Utara saja. Untuk pata pendatang atau pengunjung, maka pelarangan judi tidak berlaku.

Negara Brunei

Negara yang merupakan tetangga dari negara Indonesia juga ikut melakukan pelarangan. Negara yang melarang judi seperti Brunei tentu tidak asal melakukan pelarangan. Mereka membuat beberapa aturan terkait perjudian. Siapa saja yang kedapatan akan menerima hukuman penjara selama satu tahun. Dan bila kedapatan pada kesempatan berikutnya, maka bersiaplah menerima hukuman cambuk.

Negara China

Siapa yang menyangka bahwa negara inj ternyata tidak mendukung altivitas judi berkembang pada negara mereka. Siapapun yang kedapatan bermain judi akan menerima hukuman penjara selama 3 tahun. Sayangnya, pelarangan ini berlaku pada semua jenis judi kecuali judi lotre. Di Indonesia, dikenal sebagai judi togel.

Dengan mengetahui beberapa negara yang melakukan pelarangan judi maka dapat disimpulkan bahwa negara tersebut memang peduli dengan masyarakatnya. Pengambilan keputusan terkait larangan judi sudah pasti tidak lepas dari beberapa alasan di atas.

Dari beberapa penjelasan terkait negara yang melarang judi, kita bisa ambil pelajaran bahwa masih ada negara yang peduli terkait masa depan generasi mudanya. Tentu hal ini tidak lepas dari pertimbangan-pertimbangan di atas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *