Judi Togel Online Menurut Islam Dan Bahayanya

Alasan Orang Main Togel Online Menurut Islam

Judi Togel Online Menurut Islam – Islam adalah agama yang selalu mengajarkan kepada kebaikan bagi semua umatnya. Untuk itu, setiap umat islam wajib menjalankan ibadah dan menjauhi larangannya. Tetapi ada sebagian umat muslim di dunia ini yang mana telah mengambil jalan salah. Dimana mereka telah memutuskan bermain judi online untuk mencari penghasilan.

Tindakkan tersebut jelas melanggaran hukum agama, karena sudah tertulis dalam ayat suci Al-Quran. Dimana minuman keras, judi, dan berhala semua nya adalah haram. Dalam sepenggal surat itu sudah jelas makna dan artinya. Tetapi bagi seoarang muslim yang masih belum menyadarinya, mereka masih tetap memainkan permainan judi online hingga hari ini.

Dibalik semua itu, sebenarnya ada bahaya yang mengancam kehidupan mereka. Jika diteruskan mereka bisa kehilangan segalanya, baik istri, anak-anak, keluarga, harta benda, dan asset yang mereka miliki sekarang. Sampai detik ini, belum ada satu orang pun yang dapat sukses dan menjadi kaya dari permainan judi online. Mereka umumnya selalu kehilangan modal dalam permainan. Untuk itu, sekarang kita juga mudah temukan situs judi togel online khususnya togel hongkong yang pasti membutuhkan keluaran hk 6d.

Apabila untung yang mereka dapatkan ada, namun masih belum sebanding dengan modal yang mereka taruhkan dalam permainan judi online. Karena dalam permainan ini, setiap pemain akan merasa terhibur dengan tampilan game-game disajikan. Dimana hampir semua game yang ada di situs judi online, menawarkan permainan yang mudah dan menyenangkan.

Namun mereka tidak menyadari, dari sisi lain keuangan yang mereka miliki perlahan menghilang karena tidak ada kemenangan yang didapatkan dalam permainan. Untuk itu, disini kami mengajak Anda mengetahui betapa bahayanya permainan judi online jika masih dikerjakan. Berikut ini penjelasan singkat yang dapat kambi bagikan disini untuk Anda semua.

Judi online menurut islam dan bahayanya

Jauh dari keluarga, teman, istri, dan anak-anak

Bagi pemain judi online yang sudah kecanduan bermain, mereka umumnya akan melupakan keluarga, istri, anak-anak, dan teman. Karena setiap waktunya, mereka selalu fokus dalam permainan judi online. Dimana mereka mencoba banyak keberuntungan dari taruhan yang dibuatnya. Namun hasil yang mereka dapatkan masih belum pasti. Karena tidak semua orang bisa memiliki keberuntungan yang sama dalam permainan judi online.

Dari sikap acuh tersebut, mereka akan diasingkan dan banyak orang yang menjauhinya. Untuk itu, rata-rata pemain judi online akan hidup sendiri dalam kegelapan. Dimana hari-hari yang mereka jalani tidak seindah awal mereka menjalankan aktifitas normal sebelumnya. Bahkan diantaranya ada yang mengakhiri hidupnya karena telah mengalami depresi berat dalam hidupnya.

Kecanduan bermain

Bahaya ini sudah kami jelaskan diawal tadi, dimana setiap pemain judi online bisa menjadi ketagihan. Hal tersebut bisa terjadi mana kala pemain bisa mencari keuntungan besar dari permainan judi online. Mereka menggap lebih mudah mendapatkan penghasilan melalui permainan ini tanpa harus bekerja keras. Tetapi pandangan ini salah, ketika pemain telah kehilangan segalanya.

Awal yang manis akan berubah menjadi kehancuran. Tidak mengherankan jika orang yang sudah kecanduan bermain judi online mencari cara untuk mengobatinya. Banyak yang meminta dukungan dari teman, kerabat, dan keluarga untuk bisa sembuh serta kembali kejalan lurus. Namun kadang upaya tersebut masih belum bisa mengobatinya, karena permainan judi online benar-benar merusak iman seseorang.

Dikucilkan dari masyarakat

Bagi pemain judi online yang telah ketahuan aktifitasnya tersebut, mereka akan dijauhkan dan dikucilkan dari masyarakat. Karena setiap orang yang sudah bermain judi online dapat merugikan banyak orang. Pasalnya setiap orang yang sudah judi online dapat dengan mudah meminjam uang orang lain. Sehingga banyak dari masyarakat yang enggan bergaul dan berkumpul dengan orang-orang yang senang bermain judi online.

Dalam padangan islam sudah dijelaskan, bahwa permainan judi online bisa membuat hidup orang menderita. Dimana harus rela kehilangan segalanya dan tidak hanya harga benda, namun keluarga yang dicinta juga akan pergi meninggalkan mereka. Seperti yang sudah kami jelaskan pada poin pertama tadi. Jadi sangat disayangkan bagi Anda yang memutuskan hidup untuk bermain judi online.

Hutang selalu menumpuk

Kalah dan menang dalam permainan judi online sudah menjadi hal biasa. Hal tersebut telah dekat dengan para pemain judi online. Namun tidak semua pemain bisa menang mudah dalam permainan. karena game yang ada di judi online, dibuat sedemikia rupa. Sehingga menjadikan pemain merasa nyaman memainkan game tersebut meskipun keuangan mereka telah habis.

Dalam beberapa kasus, setiap pemain judi online yang telah kehabisan modal. Mereka pasti akan kembali dengan harapan sama, dimana mereka mencoba pinjam uang kepada teman, kerabat, saudara, atau bank. Dengan modal pinjaman uang tersebut, mereka kembali pertaruhkan dalam permainan judi online. Namun hasil yang mereka inginkan tidak sesuai dengan harapan.

Dengan begitu, mereka tanpa menyadari telah memliki hutang banyak dimana-mana. Dari titik ini, mereka akan mengalami depresi berat, merasa terkucilkan, tidak percaya diri lagi, dan masih banyak efek lainnya yang timbul. Bahkan dianntaranya ada yang lebih senang memutuskan untuk bunuh diri.

Tidak memiliki pandangan positif dalam hidup

Jalan pintas bermain judi online telah membuat orang tidak memiliki pikiran positif lagi dalam hidupnya. Karena mereka telah menikmati keuntungan dari permainan tersebut. Sehingga membuat mereka menjadi malas bekerja. Selain itu, pikiran mereka juga tidak akan kreatis dalam segala hal. Dimana dalam pikirannya hanya bagaimana cara menang mudah dalam permainan judi online.

Jika orang sudah kecanduan seperti ini, maka akan sangat sulit untuk mencoba bangkit dalam keterpurukan. Sehingga pikiran negative selalu muncul dalam benaknya, bahkan bisa melakukan tindakkan kejahatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *