Awas, Bermain Judi Serverqiu Bisa Merusak Mental

Saat ini, Serverqiu menjadi salah satu situs perjudian yang sangat populer. Bahkan, jenis permainan yang disediakan semakin beragam mulai dari mesin slot, poker, domino qiu qiu, blackjack, ataupun yang lain. Tingginya pemakai situs ini dimungkinkan karena perjudian online memberikan kemudahan dalam bermain dan iming-iming hadiah yang besar, serta tidak membutuhkan keterampilan khusus untuk memainkannya.

 

Hal inilah yang membuat banyak orang yang terjerumus ke dalam perjudian online Serverqiu dan selalu ingin bermain serta mengejar kekayaan secara instan. Namun, tahukah Anda, bahwa sama seperti bentuk kecanduan yang lain seperti alkohol atau narkoba, permainan seperti ini juga bisa memberikan dampak yang merusak bagi otak.

 

Mengapa hal demikian bisa terjadi? Sebelum itu, mari kita pahami tanda-tanda apa saja yang muncul ketika mental seseorang yang bermain judi terganggu:

 

Gejala Gangguan Kesehatan Mental Akibat Berjudi

Perjudian online memungkinkan pemainnya untuk bermain secara sembunyi-sembunyi melalui gadget mereka. Hal ini membuat mereka yang mengalami gangguan kesehatan mental karena bermain judi online lebih sulit dideteksi. Namun ada beberapa gejala yang bisa menjadi penanda bahwa seseorang telah mengalami problem gambling atau kecanduan berjudi seperti di Serverqiu. Diantaranya:

 

– Mengalami emosi yang ekstrim dan mood swing

– Merasa bahwa berjudi adalah satu-satunya kegiatan yang menyenangkan diantara semua hal yang lain

– Merasa sulit tidur

– Merasa cemas dan depresi

– Munculnya pikiran bunuh diri

– Menggunakan perjudian sebagai jalan untuk menyelesaikan semua masalah atau emosi dalam kehidupan sehari-hari

 

Seorang pecandu judi di Serverqiu mungkin ia akan menutup diri, terutama tentang hal yang berhubungan dengan judi. Namun semakin lama, ia akan semakin kesulitan mengontrol dorongan untuk melakukan kebiasaan berjudi, dan biasanya ini akan terlihat dari gerak-geriknya. Dan karena judi bisa mengarahkan seseorang pada kebangkrutan finansial, seorang pejudi akan terlihat ketika ia sudah mulai mengalami hal ini.

 

Namun meskipun tak punya uang, ia akan tetap memaksakan diri untuk tetap berjudi. Biasanya ia akan mulai meminjam uang dari orang-orang sekitarnya. Sebaliknya, ia justru akan terdorong untuk bertaruh uang dalam jumlah yang lebih banyak untuk merasakan kesenangan. Mungkin beberapa kali ia sempat berjanji untuk mengurangi bahkan menghentikan kebiasaannya. Namun hal itu akan sering gagal dan ia aka kembali bermain judi.

 

Kesulitan untuk mengontrol dorongan inilah yang menunjukkan bahwa ia kecanduan, sama seperti kecanduan alkohol, rokok, maupun obat-obatan terlarang yang sulit sekali untuk dihentikan. Sebab ia akan menjadikan judi sebagai coping mechanism atau pelarian setiap kali ia merasa stres. 

 

Lama-kelamaan, hubungannya dengan orang-orang sekitar, seperti keluarga dan pasangan akan mengalami keretakan. Hal ini dikarenakan hilangnya rasa percaya terhadap si pejudi. 

 

Berdasarkan Royal College of Psychiatrist, orang yang memiliki kecanduan terhadap judi lebih mudah mengalami kepercayaan diri yang rendah dibandingkan yang lain, menyebabkan gangguan yang berhubungan dengan stres, mengalami kecemasan, insomnia dan nafsu makan yang buruk.

 

Selain itu, kecandan berjudi di Serverqiu juga bisa berujung pada penggunaan substansi terlarang dan menimbulkan depresi. Meskipun banyak pemain yang berjudi untuk lari dari perasaan depresi atau permasalahan mental lainnya, berjudi pada kenyataannya justru dapat memperparah hal tersebut. Salah satu alasan mengapa berjudi dapat mengganggu kesehatan mental adalah fase “high” dan “low” yang dialami.

 

Momen “High” dan “Low

Jika Anda sering berjudi, mungkin Anda pasti akan berekspektasi mendapatkan kemenangan besar. Dalam kondisi tersebut, Anda akan sangat bersemangat dan fokus pada hadiah atau bonusnya, bahkan ini akan terasa sangat menyenangkan dibandingkan aktivitas yang lain-lain. Namun jika Anda kalah, kekecewaan juga akan terasa sangat ekstrim hingga mengalami depresi.

 

Hal tersebut disebabkan karena risiko yang sangat tinggi ketika bermain judi Serverqiu, di mana uang yang dipertaruhkan berjumlah sangat besar. Langkah ini akan membuat pemain mengalami “high”, atau merasa sangat senang, bersemangat, dan memiliki harapan yang tinggi. Di sisi lain, momen “low” atau perasaan sedih dan kecewa yang dialami juga akan semakin ekstrim. 

 

Perasaan sedih dan kecewa tersebut sayangnya juga akan mendorong seseorang untuk terus bermain, mengira bahwa ia bisa kembali merasakan “high”. Tetapi yang seringkali terjadi, pemain yang terus-menerus bertaruh di meja judi justru akan mengalami emosi-emosi yang semakin negatif.

 

Perubahan dalam Otak Seorang Pecandu

Kondisi kecanduan, pada kenyataannya tidak boleh diremehkan. Ketika seseorang memiliki kecanduan terhadap sesuatu, ada area di dalam otak yang disebut sebagai insula yang bereaksi secara berlebihan. Area yang hyperactive ini mungkin akan menyebabkan pikiran-pikiran yang kacau. Hal ini bisa menyebabkan seseorang tersebut melihat pola dalam sekuen acak dan terus-menerus bermain setelah “hampir menang” dalam permainan di Serverqiu.

 

Selain itu, produksi hormon dopamin yang terus-menerus, membuat seorang pemain tidak bisa membedakan perasaan saat kalah maupun menang. Keduanya tetap membuat pemain tersebut senang dan bahagia. Meskipun sudah berkali-kali kalah, ia akan bersemangat untuk terus mencoba.

 

Kekacauan otak tersebut bisa menimbulkan permasalahan mental yang lebih serius seperti stres berat, kecemasan dalam jangka panjang, depresi, hingga munculnya pikiran atau keinginan bunuh diri. 

Untuk itu, sebisa mungkin jauhilah segala bentuk perjudian, baik yang online seperti Serverqiu maupun yang dilakukan secara konvensional. Dan jika ada kerabat atau saudara Anda yang sudah sampai tahap kecanduan permainan judi apapun, sebaiknya segera diingatkan atau menghubungi psikolog profesional untuk meminta bantuan.  Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.